Acara aqiqah sesuai sunnah

 Cara Merawat Kambing




Apakah Anda perlu mengetahui jenis permainan apa yang disukai kambing, makanan apa yang terbaik untuk mereka berikan, bagaimana cara memilih tempat berteduh yang paling cocok dan banyak detail lainnya untuk merawat hewan-hewan ini? Baca terus artikel ini! Jika Anda memiliki pertanyaan, posting ke halaman diskusi.


Ciptakan Lingkungan yang Aman

1. Angkat pagar yang bagus. Pagar untuk kambing harus cukup tinggi untuk mencegahnya melarikan diri, tetapi juga untuk mencegah masuknya predator. Ketinggian sekitar satu setengah meter sudah cukup.


2. Ciptakan tempat berteduh yang cocok. Kambing bisa tinggal di gubuk kecil atau di kandang untuk anjing besar. Ini harus berupa ruangan yang berventilasi tetapi berangin. Tempat tidurnya harus dari jerami. Biaya lantai beton mahal tetapi perawatannya mudah.


Nutrisi dan Pembersihan

1. Beri dia makan dengan benar. Makanan sehat untuk kambing terdiri dari jerami dan pakan berdasarkan oat, dedak, dan barley. Semua makanan harus tetap "diangkat" dari tanah untuk menghindari perkembangbiakan jamur dan kontaminasi serangga. Misalnya, Anda bisa menyimpannya di tempat sampah tahan air, seperti yang digunakan untuk sampah, karena akan menjaganya tetap bersih dan tidak melorot. Jika makanan bersentuhan dengan lantai bisa menyebabkan penyakit pada kambing.

2. Pastikan kambing selalu memiliki akses ke air dan garam yang mengandung selenium. Jika Anda tinggal di daerah yang tanahnya (dan karena itu jerami) rendah selenium, ada baiknya meminta dokter hewan meresepkan suplemen untuk kambing. Selenium dan vitamin E sangat penting untuk kesehatan otot dan jaringan serta untuk reproduksi.

Zat ini selama kehamilan cukup penting bagi kambing (terutama pada bulan terakhir sebelum melahirkan), karena tidak hanya membantu perkembangan yang benar pada jantung dan otot anak, tetapi juga mencegah komplikasi pada induknya.


3. Hindari makanan yang tidak baik untuk kambing. Jauhkan kambing dari tanaman hias, terutama yang berasal dari genus Rhododendron. Mereka dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti muntah dan diare, atau bahkan kematian jika kambing mendapat cukup dan tidak ditangani oleh dokter hewan. Jika tetangga Anda memiliki kebiasaan menawarkan makanan kepada kambing melalui pagar, pastikan mereka tidak mengizinkannya memakan tanaman jenis ini. Itu terjadi lebih sering dari yang Anda pikirkan!


4. Sering-seringlah mencuci dan menyikat kambing. Perawatan lengkap terdiri dari mandi lama dan menyikat gigi yang baik.

Jika Anda memiliki anak, biarkan mereka menyikat kambing. Lihat saat mereka melakukannya.

5. Periksa bakiak. Jika Anda melakukan ini sebulan sekali, Anda tidak membutuhkan banyak usaha. Jika Anda tidak ingin sumbatan membengkok, retak, atau terinfeksi, lakukan perawatan sebulan sekali.

Jaga kesehatan kambing

1
Falla esercitare. Lascia che si arrampichi molto. Alle capre piace scalare, perciò procurale dei giochi che le permettano di farlo. Inoltre possono apprezzare giochi come l'altalena basculante, in cui viene messo alla prova il loro equilibrio quando si muovono avanti e indietro, proprio come se si arrampicassero.

2
Kambing harus diberi obat cacing. Kebanyakan kambing menderita parasit usus (cacingan) dan harus dirawat secara teratur. Cacing umum yang menyerang kambing adalah strongyles, cacing tambang, dan spesies parasit lain yang dikenal sebagai coccidia. Bergantung pada lingkungan, parasit dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, seperti penurunan berat badan, bulu rusak, masalah reproduksi, atau bahkan kematian.
Anak-anak harus diberi obat cacing antara usia 6 dan 8 minggu. Ada produk yang tersedia secara komersial untuk tujuan ini. Selalu ikuti arahan dokter hewan Anda.

Kebanyakan produk obat cacing tidak efektif melawan coccidia, yang bisa sangat berbahaya pada anak-anak, kambing yang lebih tua, dan mereka yang memiliki masalah sistem kekebalan. Untuk jenis parasit ini, ada banyak produk yang efektif tetapi yang terbaik sepertinya adalah Corid. Tanda-tanda koksidiosis meliputi: kesulitan menambah berat badan, lesu, kehilangan nafsu makan (kurang nafsu makan), dan kotoran seperti anjing menggumpal.

Jika Anda curiga kambing Anda terkena cacingan, hubungi dokter hewan yang akan melakukan tes feses. Dengan cara ini dia akan dapat memberikan jawaban yang pasti dan merekomendasikan perawatan yang tepat.

3. Dapatkan vaksinasi yang tepat untuk kambing. Semua kambing harus divaksinasi setahun sekali dengan vaksin yang juga termasuk tetanus. Tanyakan kepada dokter hewan Anda untuk informasi lebih lanjut.

Anak-anak harus divaksinasi pada 6-8 minggu, kemudian booster harus dilakukan setelah 4 minggu berikutnya. Setelah itu, pemberian vaksin dilakukan setahun sekali.

4. Waspadai perut kembung. Pemberian terlalu banyak sayuran segar dapat menyebabkan perut kembung dan kematian kambing jika tidak ditangani.

Nasihat

Pastikan kait pagar berada di luar!

Jika Anda memilih untuk mencabut tanduk kambing, yang terbaik adalah melakukannya saat berumur sekitar satu minggu. Kambing yang lebih tua harus menjalani prosedur ini oleh dokter hewan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang cara memelihara kambing di tempat tinggal Anda, kunjungi situs web Kementerian Pertanian.

Jika Anda TIDAK tahu cara memangkas kuku, bawalah kambing ke dokter hewan.

Kambing suka memanjat, jadi berikan mereka batu atau bangunan lain untuk mereka lompat.


http://aqiqahnurulhayat.com/news/susunan-acara-aqiqah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aqiqah Bandung Murah

Aqiqah Bandung Murah

Paket Aqiqah Jogja 2021